Terungkap! Ternyata Ini Alasan Gaji Staf BUMN PTDI Dicicil

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan kondisi keuangan terkini PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang tidak mampu membayar gaji karyawan secara penuh untuk bulan November.

Erick mengungkapkan permasalahan tersebut timbul karena adanya permasalahan dalam pengelolaan kas dan pembayaran yang tidak masuk sesuai waktu. Dirinya juga mengkonfirmasi bahwa kondisi kas perusahaan dalam keadaan kosong, sehingga harus mengambil keputusan pelik tersebut.

“Iya, di sini laporannya kayak begitu (kas perusahaan kosong), coba tanya sendiri (ke direksi), infonya begitu,” terang Erick saat ditemui di gedung Kementerian BUMN Jakarta, Selasa (19/12).

Lebih lanjut Erick menyampaikan telah membahas perihal kondisi keuangan PTDI dengan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

“Ini makanya tanya direksinya (PTDI), nanti kita panggil kesini,” ungkap Erick.

Meski demikian, dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada pemotongan gaji karyawan yang dilakukan. Selain itu, pembayaran bertahap ini disebut juga telah disetujui oleh perwakilan karyawan.

Terkait komunikasi dengan pihak yang masih belum melunasi kewajiban keuangan kepada PTDI, Erick mengungkapkan pihaknya akan turut ikut membantu. Hal ini karena pihak yang belum membayarkan adalah dari pemerintah yakni Kementerian Pertahanan.

“Pasti kita bantu dong, itulah yang saya bilang, kenapa dulu sejak awal industri pertahanan kita bikin holdingisasi dan ada tindak macem-macem untuk refocusing kepada bisnisnya,” tegas Erick.

Pembayaran Terlambat

Dalam kesempatan yang berbeda, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, PT Dirgantara Indonesia merupakan bisnis produsen pesawat yang dalam prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama.

“PTDI itu kan kita tahu bahwa industri militer itu industri yang agak panjang. Satu helikopter misalnya atau pesawat itu panjang penjualannya dan sebagainya,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan manajemen, kata Arya, ada transaksi pembayaran yang belum terselesaikan, sehingga mempengaruhi keuangan perseroan. Oleh karena itu, manajemen terpaksa melakukan pembayaran gaji para karyawan secara bertahap.

“Jadi ada yang pendapatan mereka terhambat, tapi sih kalau menurut manajemennya, direksinya, mereka harapkan Desember ini selesai,” sebutnya.

Selain itu, Arya juga mengungkapkan, dari sisi arus kas perseroan, ada permasalahan tertentu, sehingga belum dapat menutup kewajiban pembayaran gaji pegawai.

“Di sisi kasnya kan dia punya pengeluaran-pengeluaran lainnya, ini kan dari dosa-dosa lama lah,” katanya.

Arya menambahkan, sejauh ini belum ada pembahasan terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan. Manajemen hanya berupaya untuk menyelesaikan pelunasan gaji di akhir Desember 2023.

“Mudah-mudahan selesai lunas untuk karyawan semua. Di akhir Desember mudah-mudahan karena tadi kami sudah cek ke PTDI mereka lagi menunggu pembayaran dari pemesan pesawat mereka. Barang udah dikirim pencairan belum,” pungkasnya.

PTDI Cicil Gaji

Sebelumnya, PT Dirgantara Indonesia (Persero) menyampaikan kepada bahwa perseroan belum dapat melunasi gaji bulan November 2023. Informasi terkait pembayaran gaji bulan November 2023 tersebut berdasarkan Surat Edaran Direksi PT Dirgantara Indonesia Nomor : SE/024/030.02/KU0000/PTD/11/2023 tanggal 23 November 2023 tentang Pembayaran Gaji Bulan November 2023.

Direktur Keuangan perseroan Wildan Arief mengatakan, penjualan persediaan material tidak terpakai (dead stock) dan penerimaan uang muka dari Customer yang dialokasikan atau digunakan sebagai sumber pembayaran gaji sampai dengan saat ini masih berproses.

“Sehingga pada hari Jumat tanggal 15 Desember 2023 yang direncanakan akan dilakukan pelunasan pembayaran gaji bulan November 2023 sesuai referensi di atas, dengan sangat terpaksa baru dapat dibayarkan maksimal Rp 1.000.000 untuk masing-masing Karyawan,” tulisnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (18/12).

Selanjutnya, kekurangan pembayaran gaji bulan November 2023 akan dibayarkan selambat- lambatnya pada hari Jumat tanggal 22 Desember 2023.

Manajemen PT Dirgantara Indonesia, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Karyawan atas tertundanya pelunasan pembayaran gaji bulan November 2023 ini dan tetap mengingatkan agar senantiasa menjaga suasana kerja yang kondusif dan produktif. https://lakbanhitam.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*