Gempa Dahsyat Guncang China, 111 Orang Tewas

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Provinsi Gansu, China, Senin (18/12/2023) tengah malam pukul 23:59 waktu setempat. Pusat gempa berada 23 mil Barat Laut wilayah Linxiacheng Guanzhen dengan kedalaman 10 kilometer (km).

Upaya penyelamatan dan bantuan sedang dilakukan dan sebuah kelompok kerja telah dikirim untuk menilai dampak bencana tersebut. Sejauh ini, korban tewas mencapai 111 jiwa dan yang luka mencapai 230 orang.

Gempa bumi sering terjadi di provinsi-provinsi di wilayah barat seperti Gansu, yang terletak di perbatasan timur dataran tinggi Qinghai-Tibet, sebuah daerah yang aktif secara tektonik. Gempa paling mematikan di China dalam beberapa dekade terakhir terjadi pada tahun 2008 ketika gempa berkekuatan M 8,0 melanda Sichuan dan menewaskan hampir 70.000 orang.

“Pusat gempa terbaru ini berada 5 km dari perbatasan antara Gansu dan provinsi tetangganya.Getaran kuat terasa di banyak wilayah di provinsi Qinghai,” kata kantor berita resmi Xinhua yang dikutip Reuters.

“Sekitar 2.200 personel penyelamat dari pemadam kebakaran provinsi dan brigade kehutanan serta tim penyelamat darurat profesional dikirim ke zona bencana. Militer dan polisi juga terlibat dalam pekerjaan penyelamatan,” tambahnya.

Beberapa infrastruktur air, listrik, transportasi, komunikasi dan lainnya telah rusak namun para pejabat tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Komisi Nasional China untuk Pencegahan, Pengurangan dan Bantuan Bencana serta Kementerian Manajemen Darurat telah mengaktifkan darurat bantuan bencana tingkat IV. Ini disebabkan daerah bencana berada di wilayah dataran tinggi yang cuacanya dingin.

Suhu di Linxia, Gansu, dekat tempat gempa terjadi, sekitar minus 14 derajat Celcius. Sebagian besar wilayah China bergulat dengan suhu beku karena gelombang dingin yang dimulai minggu lalu terus melanda.

“Upaya penyelamatan dilakukan untuk mencegah bencana susulan yang disebabkan oleh faktor-faktor di luar gempa,” kata media Xinhua.

Puing-puing rumah yang roboh akibat gempa bumi di daerah Jishishan di provinsi Gansu, Tiongkok barat laut, Selasa, 19 Desember 2023. (Chinatopix Via AP)

Sementara itu, video dan foto di media sosial menunjukkan puing-puing di sekitar bangunan yang runtuh mulai menyebar di media sosial Terbangun karena gempa, warga meninggalkan bangunan mereka dan pergi ke tempat terbuka untuk mencari keselamatan. Di sebuah universitas di Gansu, para mahasiswa yang mengenakan jaket terlihat berlama-lama dalam kelompok di luar asrama mereka setelah gempa.

“Analisis awal menunjukkan bahwa gempa tersebut merupakan gempa jenis dorong, salah satu dari tiga gempa berkekuatan di atas 6 yang terjadi dalam jarak 200 km dari pusat gempa sejak tahun 1900,” tambah media pemerintah lainnya, CCTV. https://horeoraduwe.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*