Saham Terbang 6.000%, CUAN Prajogo Pangestu Digembok Bursa

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) perdagangan sahamnya kembali dihentikan sementara (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan ini diambil karena terjadi peningkatan harga saham yang signifikan secara kumulatif.

Suspensi ini merupakan kali kelima dalam lima bulan terakhir saham milik taipan terkaya RI tersebut perdagangannya dihentikan sementara oleh otoritas bursa. Artinya saham CUAN nyaris selalu masuk dalam radar pengawasan BEI.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, langkah tersebut dilakukan sebagai perlindungan bagi investor pasar modal, khususnya yang menggenggam saham CUAN.

“Sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN),” tulis manajemen BEI, Selasa (19/12).

Penghentian perdagangan CUAN mulai hari ini, 19 Desember 2023 di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut.

“Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” pungkasnya.

Mengutip data RTI, saham CUAN selama sebulan terakhir terbang sebesar 106,54% sementara selama sepekan terakhir meroket 22,6%. Adapun sejak IPO saham CUAN telah terbang 6.000% dari harga penawaran Rp 220/saham dan kini diperdagangkan di harga Rp 13.425/saham dengan kapitalisasi pasar CUAN saat ini mencapai Rp 150,92 triliun. Hal ini menjadikan CUAN sebagai emiten batu bara paling berharga kedua di bursa, hanya di belakang Bayan Resources (BYAN) milik Low Tuck Kwong.

Saham CUAN juga merupakan penopang utama laju IHSG tahun ini, karena kenaikan harga saham yang gila-gilaan.

Sebelumnya secara rinci saham CUAN telah disuspensi masing-masing dalam pengumuman BEI tangga 14 Agustus, 16 Agustus, 6 November, 9 November dan teranyar kali ini 19 Desember 2023. https://kerasnya.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*